Senin, 01 Desember 2014

Skoliosis Bisa Timbulkan Nyeri Punggung Berkepanjangan


Skoliosis adalah kondisi abnormal lekukan tulang belakang. Tidak menimbulkan rasa nyeri, tetapi bisa mengganggu rasa percaya diri anak. Yang pasti, skoliosis diturunkan, serta umumnya sudah terjadi sejak masa kanak-kanak. Penyebabnya tidak diketahui dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan postur tubuh, diet, olahraga, dan pemakaian backpack. Dan ternyata, anak perempuan lebih sering terkena ketimbang anak laki-laki.

Penting namun sering terlupakan. Kesehatan tulang belakang sangat krusial untuk menopang kegiatan kita sehari-hari. Tidak hanya untuk mendukung pergerakan, tapi juga melindungi organ-organ tubuh kita agar tetap berada di posisi seharusnya dan supaya dapat berfungsi dengan baik

Biasanya, skoliosis terlihat nyata untuk pertama kalinya di masa remaja (saat percepatan pertumbuhan). Pertumbuhan memang merupakan faktor risiko terbesar terhadap memburuknya pembengkokan tulang punggung

Penanganan skoliosis, kelainan tulang belakang yang melengkung menyerupai huruf S atau C bisa berupa operasi atau hanya melatih agar postur tubuh pasien bisa kembali seperti semula. Meski begitu, jika tak ditangani dengan segera, ada beberapa dampak berkepanjangan yang bisa dialami pasien.

Skoliosis yang tak ditangani dengan segera, awalnya bisa menimbulkan dampak paling ringan yakni keluhan nyeri otot di daerah punggung.

Hal ini terjadi karena otot tubuh pada satu sisi tubuh bekerja ekstra akibat ketidaksimetrisan tulang belakang ini,dampak paling berat yang bisa terjadi jika skoliosis dibiarkan akan timbul gangguan pada fungsi paru-paru dan jantung. Pasalnya, ruang paru-paru dan jantung berkurang karena adanya desakan atau tekanan di ruang tersebut. Tekanan atau desakan terjadi akibat tulang belakang yang mengalami skoliosis. Nah, pendesakan yang berat dan berlangsung lama tentu bisa berakibat fatal.

Timbul progresivitas dan komplikasi, bahkan terganggunya fungsi jantung dan paru-paru jika pada sebagian kasus yang berat tidak ditangani dengan tepat dapat. Untuk penanganan skoliosis metodenya tergantung dari sejumlah faktor termasuk beratnya derajat skoliosis dan usia. Sebagian pasien tidak perlu penanganan khusus, tapi sebagian lain perlu tindakan yang bervariasi seperti penggunaan penyokong tulang belakang (brace), fisioterapi, bahkan operasi. Agen alat kesehatan

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda